Beritahati.com, Jakarta - Peran orang tua dalam mempersiapkan remaja putri mereka memasuki pubertas amatlah penting. Namun sayang, banyak orang tua merasa tidak siap dan tidak nyaman memulai percakapan tentang pubertas. Kalau Anda merasakan hal yang sama, berikut tipsnya.


Mulai pembicaraan dini
Saat anak perempuan Anda berusia 8 tahun, ia harus tahu perubahan apa saja yang akan dialami tubuhnya, terkait dengan pubertas. Misalnya, tumbuhnya payudara dan tumbuhnya rambut di sekitar kelamin.


Mungkin Anda memandang sang putri masih sebagai anak kecil, tapi pengetahuan dini semacam ini penting agar dia tidak kaget. Anda tentu tidak perlu berdiskusi panjang lebar, tapi pastikan anak tahu perubahan tubuhnya akan segera terjadi ketika memasuki masa puber.


Diskusikan soal menstruasi sebelum dia mendapatkannya
Ingat, gadis kecil Anda tidak menyadari tubuh mereka sedang berubah. Karena itu, mereka juga mungkin takut dan kaget dengan kemunculan darah secara tiba-tiba di pakaian dalamnya.


Karena itu, sebaiknya ajak anak berdiskusi seputar menstruasi dan apa yang harus dilakukan saat itu terjadi. Ingatkan anak untuk memberitahu Anda saat mendapat menstruasi pertamanya.


Berikan Putri Anda perlengkapan yang dibutuhkannya
Jauh sebelum putri Anda memulai menstruasi, Anda harus pastikan memiliki persediaan pembalut (tampon) yang cukup di rumah. Bicaralah dengannya tentang cara menggunakan pembalut. Pastikan juga dia tahu untuk mengganti pembalut beberapa kali dalam sehari untuk menjaganya tetap bersih.


Jaga agar tetap riang
Jangan bebani anak bahwa pubertas dan menstruasi adalah sesuatu yang menyeramkan. Yakinkan mereka bahwa menstruasi pertama mungkin saja sangat ringan dan tidak mengalir deras. Anak pun tetap dapat merasa nyaman menghadapi menstruasi pertama mereka.


Sambil berbelanja, Anda juga dapat mendiskusikan menemukan bra yang pas dan mengobrol tentang pubertas. Ini akan menghilangkan rasa stres anak dan membuat Anda tetap nyaman.


Yakinkan anak semuanya adalah normal
Banyak gadis kecil tidak nyaman dengan tubuh mereka yang berubah dan khawatir tentang penampilan mereka. Sebagai orang tua, yakinkan anak perempuan Anda bahwa apa yang mereka alami adalah normal dan penampilan mereka baik-baik saja.


Beberapa anak perempuan juga akan merasa khawatir dengan pertumbuhan payudara yang tidak secepat teman sebayanya. Nah, katakann juga kepadanya bahwa perkembangan anatomis bisa berbeda.


Memasuki pubertas bagi seorang anak perempuan sering kali terasa sulit dan penuh tekanan. Sebagai orang tua, Anda wajib mempersiapkan mereka untuk menghadapi masa puber dengan perasaan dan pikiran yang tenang. Ajak anak perempuan Anda untuk berdiskusi tentang perubahan-perubahan alamiah yang akan dialaminya ketika ia memasuki masa menjadi wanita dewasa.