Beritahati.com, Jakarta - Memang sebaiknya vaksin HPV diterima seseorang sebelum wanita berhubungan seks untuk pertama kalinya. Sebab, hubungan seks membuat seseorang rentan terpapar HPV. Namun demikian, perempuan yang sudah pernah berhubungan seksual tetap boleh menerima vaksinasi HPV.


Vaksin tersebut tetap bermanfaat dalam mencegah kanker serviks. Tapi efektivitasnya lebih rendah dibandingkan jika disuntikkan sebelum melakukan hubungan seksual.


Namun demikian, berbagai uji klinis menunjukkan bahwa vaksinasi HPV pada usia di atas 26 tahun tidak cukup efektif dalam memproteksi seseorang dari bahaya virus HPV.


Sebagai solusinya, cara yang efektif untuk mencegah kanker serviks adalah dengan melakukan skrining kanker serviks secara berkala. Beberapa jenis pemeriksaan untuk deteksi dini kanker serviks adalah:


Pap smear
Pap smear dilakukan dengan dengan mengambil sampel sel dari mulut rahim menggunakan sikat kecil. Kemudian hasilnya diperiksa di bawah mikroskop. Perempuan berusia 21-29 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ini setidaknya setiap tiga tahun sekali.


Sementara itu, perempuan berusia 30 tahun ke atas dianjurkan melakukan pemeriksaan ini setiap 5 tahun sekali bersamaan dengan pemeriksaan HPV DNA.


IVA (inspeksi visual asetat)
IVA memiliki fungsi yang serupa dengan pap smear, yaitu untuk mendeteksi adanya hal yang tidak normal pada sel di mulut rahim. Bedanya, IVA dilakukan dengan mengoleskan larutan asam cuka di daerah mulut rahim. Jika mulut rahim berubah warna menjadi keputihan, maka kemungkinan besar hal itu menunjukkan adanya kanker.


Pemeriksaan HPV DNA
Pemeriksaan ini dilakukan dengan memeriksa bahan genetik yang terkandung dalam virus human papilloma. Pemeriksaan ini dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan pap smear pada wanita berusia 30 tahun ke atas.


Vaksin HPV merupakan tindakan yang efektif untuk mencegah kanker serviks jika dilakukan pada wanita berusia kurang dari 26 tahun dan belum pernah berhubungan seksual. Selebihnya, tindakan paling efektif untuk melindungi diri dari kanker serviks adalah dengan melakukan skrining secara berkala. Namun berapa pun usia Anda jika Anda ingin mendapatkan vaksin ini, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.