Beritahati.com, Surabaya - PT Industri Kereta Api (INKA) Persero mengirimkan 26 kereta api jenis BG (Broad Gauge) hasil produksinya ke Bangladesh melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (23/7/2019).


Pengiriman ini merupakan kedua kalinya setelah Januari 2019 lalu telah mengirimkan 50 buah dari total keseluruhan mencapai 200 kereta api.


Dirut PT INKA Budi Noviantoro mengatakan adapun perbedaan kereta antara kereta tipe BG dan kereta tipe MG terletak pada lebar track (track gauge) yang digunakan. Untuk kereta tipe BG digunakan pada track dengan lebar 1.676 mm sedangkan kereta tipe MG digunakan pada track dengan lebar 1.000 mm.


“Masing-masing tipe tersebut akan dirangkai beberapa jenis kereta, baik yang menggunakan air conditioned (AC) maupun non-AC, yakni WJC (kereta tidur AC), WJCC (kereta penumpang AC), WEC (kereta penumpang non-AC), WPC (kereta pembangkit), dan WECDR (kereta makan). Jenis kereta MG yang dikirimkan pada batch-1 terdiri dari 2 WJC, 5 WJCC, 16 WEC, 2 WECDR, dan 1 WPC.Kapasitas kereta tipe MG ini memiliki tempat duduk sebanyak 55 seats, untuk tipe WJCC (ber-AC) dan dan 60 seats untuk tipe WEC (non-AC). Untuk kereta tidur tipe WJC (ber-AC) mempunyai kapasitas untuk 18 penumpang,” jelasnya di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.


Alumnus ITS 1985 ini menambahkan untuk produk ekspor lain tahun 2019 ini PT INKA (Persero) juga akan mengirimkan pesanan berupa 2 trainset Diesel Multiple Unit (DMU) konfigurasi 3 car ke Philippines National Railway (PNR) dengan kontrak sekitar Rp 480 Milyar.


"Selain itu dari pihak PNR juga memesan 4 trainset DMU konfigurasi 4 car dan 3 lokomotif serta 15 kereta penumpang dengan total nilai kontrak sekitar Rp 800 milyar,” tutupnya.