Beritahati.com, Jakarta - Ketika asam lambung naik, salah satu gejala yang paling sering dirasakan penderitanya adalah nyeri ulu hati. Rasa nyeri ini bahkan dapat semakin terasa memburuk saat penderita mengonsumsi makanan.


Biasanya, gejala ini berlangsung selama sekitar dua jam. Akan tetapi, nyeri ulu hati tidak hanya bisa terjadi pada penderita GERD. Saat menderita penyakit gastritis atau mag, Anda pun dapat merasakan nyeri ulu hati.


Selain nyeri ulu hati, masih ada beberapa gejala lain yang dapat dirasakan oleh penderita GERD, antara lain:


Rasa terbakar pada dada (heartburn) dan menjalar ke kerongkongan
Gejala heartburn dan terasa menjalar ke kerongkongan merupakan gejala khas GERD. Gejala ini dapat berlangsung selama dua jam dan posisi berbaring dapat membuat gejala ini semakin berat.


Mual dan muntah
Gejala mual dan muntah dapat terjadi akibat meningkatnya produksi asam lambung hingga berlebih.


Rasa asam atau pahit pada mulut
Penyakit GERD yang sudah cukup parah dapat membuat asam lambung naik sampai ke mulut. Terkadang,sisa makanan juga ikut naik bersama asam lambung. Akibatnya, penderita dapat merasakan rasa asam dan pahit pada mulut.


Batuk kering
Saat asam lambung naik hingga ke kerongkongan,bisa sajaterjadi iritasi. Hal ini kemudian dapat menyebabkan gejala batuk kering.


Nyeri tenggorokan
Asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan bisamenimbulkan rasa nyeri di tenggorokan.


Suara serak
Asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan pada jangka waktu lama juga dapat menyebabkan suara serak. Hal ini disebabkan oleh iritasi yang juga terjadi pada tenggorokan dan pita suara.