Beritahati.com, Jakarta - Menghirup udara berpolusi, asap rokok, serta toksin lainnya bisa merusak paru-paru dan mengakibatkan gangguan kesehatan. Menjaga kesehatan paru-paru sangat penting demi lancarnya kerja tubuh secara keseluruhan. Ada beberapa nutrisi penting yang perlu Anda konsumsi agar kerja paru bisa berjalan sebagaimana mestinya.


Tahukah Anda, paru-paru punya risiko tinggi terserang penyakit karena berhubungan dengan dunia luar lewat saluran napas atas. Kondisi tersebut menjadikan organ pernapasan ini terpapar alergen, polutan, atau mikroba.


Memelihara kondisi paru-paru sering kali tak cukup hanya dengan melindungi diri dari alergen, polusi, serta menghindari merokok dan paparan asapnya, tetapi juga dengan mengonsumsi makanan yang nutrisinya bisa menunjang kesehatannya.


Berikut ini adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang kesehatan paru-paru.


Vitamin A
Umumnya orang-orang tahu vitamin A baik untuk kesehatan mata dan kulit. Namun, salah satu pro vitamin A yang bernama beta karoten punya efek sebagai antioksidan.


Antioksidan akan menangkal radikal bebas pada sel manusia, sehingga bisa mencegah kerusakan sel. Dalam hal ini, asap rokok adalah salah satu radikal bebas yang bisa merusak sel paru dan menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).


Zat yang terkandung dalam pigmen tanaman ini bisa didapat dari buah dan sayur berwarna cerah seperti wortel, paprika hijau, labu, dan ubi jalar.


Vitamin C
Vitamin C juga memiliki keampuhan antioksidan dan antiradang. Sudah ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa mengonsumsi sumber vitamin C dengan jumlah yang sesuai, dapat mencegah penyakit asma, memperbaiki jaringan paru, dan meningkatkan fungsi paru pada penyakit PPOK akibat rokok.


Selain jeruk, sumber makanan tinggi vitamin C adalah kiwi, jambu biji (guava), stroberi, dan brokoli.


Vitamin E
Sama halnya dengan vitamin C, vitamin juga memiliki efek antioksidan. Kedua vitamin ini bekerja secara sinergis dalam menangkal radikal bebas yang menyerang tubuh.


Penelitian menunjukkan, konsumsi vitamin E menurunkan angka kejadian radang saluran napas akibat alergi. Kacang tanah, almon, kemiri, kedelai, dan minyak sayur juga diketahui kaya akan vitamin E.


Flavonoid
Zat ini banyak ditemukan dalam buah dan sayur. Mempunyai efek antioksidan, antiradang, dan antialergi, flavonoid banyak terkandung dalam apel.


Penelitian banyak menunjukkan bahwa konsumsi flavonoid dapat menurunkan angka kejadian dan keparahan asma. Di Inggris, juga ada penelitian yang menemukan bahwa konsumsi 2-5 apel dalam seminggu bisa menurunkan kejadian asma hingga 32 persen.


Omega-3
Asam lemak omega-3 dikenal sebagai ‘pembangkit tenaga’ antioksidan yang bisa mengurangi inflamasi pada paru, sekaligus memerangi bakteri.


Sebuah studi dalam jurnal medis “The Journal of Immunology” tahun 2016 meneliti tikus yang menghirup turunan omega-3. Hasilnya, omega-3 ditemukan dapat membantu mengurangi inflamasi dan melawan infeksi bakteri yang umum ditemukan pada orang-orang dengan penyakit paru.


Adenosine dan cordycepine
Kedua kandungan ini bekerja sebagai antioksidan dan antikanker, begitu juga sebagai sumber energi.


Keampuhan keduanya bisa Anda dapatkan lewat konsumsi H2 Cordyceps Militaris dari H2 Health and Happiness. Suplemen ini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan konsumsi oksigen sistem kardiopulmoner saat stres, serta meningkatkan kadar energi pada jaringan tubuh.


Hasilnya, kesehatan tubuh terjaga, stamina meningkat, serta bisa mengembalikan kebugaran dan energi lebih cepat. Untuk hasil maksimal, Anda disarankan untuk mengonsumsinya secara rutin 1-2 kali sehari. Supaya lebih aman, konsultasikan dengan dokter Anda.


Karena kerjanya yang nonstop dan kerap terpapar polutan, asap rokok, dan toksin lainnya, jagalah kesehatan paru-paru dengan memastikan asupan nutrisi yang disebutkan di atas. Maksimalkan juga dengan pola makan sehat bergizi seimbang, tidak merokok, olahraga teratur, istirahat cukup, dan jauhi stres agar imunitas terjaga dan tubuh terlindungi dari radikal bebas.