Beritahati.com, Gianyar - PSM Makassar harus menelan kekalahan saat melawat ke markas Bali United. Laskar Ayam Jantan harus mengakui ketangguhan Bali United. Rasyid Bakrie dan kawan-kawan harus menelan kekalahan dengan skor 0-1.


Menanggapi jalannya laga, Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic tak habis pikir anak asuhnya bisa menelan kekalahan. Padahal, di babak pertama pasukannya bermain cukup baik dan mengontrol jalannya laga.


"Kita datang ke sini untuk memainkan pertandingan yang bagus. Kita tunjukkan ini juga di lapangan. Kita memulai pertandingan dengan baik dan di babak pertama kita mengontrol jalannya laga," kata Kalezic usai laga, Kamis (1/8/2019).


Mendekati akhir babak pertama, Kalezic menilai Bali United mulai membalikkan keadaan. Mereka mulai menguasai jalannya laga dan mendapatkan beberapa peluang.


"Sepuluh menit terakhir babak pertama Bali mengambil inisiatif lebih. Mereka mendapat peluang dari Spaso," ujar dia.


Petaka terjadi di babak kedua. Kalezic menilai anak asuhnya sama sekali terkurung dalam gempuran Bali United.


"Babak kedua Bali mulai mendominasi. Pada saat itu penting bagi kita untuk tetap memegang bola. Sebelum gol terjadi kita banyak kehilangan bola dan membiarkan Bali memainkan bola. Kita seperti tidak bisa keluar dari kurungan Bali," papar Kalezic.


"Bali membuat beberapa free kick di areal kita dan cetak gol. Setelah itu kita mencoba bangkit. Tapi sayangnya kita tidak cukup kuat untuk mengembalikan performa," tutur dia.


Di sisi lain, Rasyid Bakrie mengaku sudah berupaya semaksimal mungkin menjalankan instruksi pelatih.
"Kami sudah berusaha maksimal meraih point, tapi kami kalah. Kami akan pulang untuk fokus ke final Piala Indonesia," papar dia.