Beritahati.com,Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Pemprov Jatim menggandeng salah satu badan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah Majelis Ulama Indonesia (Pinbas - MUI) Jawa Timur untuk memenuhi target swasembada bawang putih di Jatim.


Dalam penanaman bawang putih yang dipanen di Bondowoso,kata Khofifah, Pinbas MUI Jawa Timur sudah bekerja sama dengan Perhutani Divre Jawa Timur.


Lahannya mendapat support dari Perhutani, sedangkan untuk yang menanam bawang putihnya dilibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).


"Kalau bisa mendapat bibit yang baik, teknologi yang sesuai dengan topografi tanah, dan ada pendampingan sejak mulai penanaman, bukan tidak mungkin bisa swasembada bawang putih ke depannya," tegas Khofifah, Minggu (4/8/2019).


Khofifah mengatakan Keputusan Menteri Pertanian, mewajibkan bagi siapa yang mengimpor bawang putih maka harus diikuti dengan menanam 5 persen.


”Mungkin tidak semua punya lahan, tidak semua mempunyai kemampuan menanam, maka melalui Pinbas MUI Jawa Timur menginisiasi bahwa kita sangat memungkinkan untuk swasembada bawang putih," kata Khofifah.


Ditambahkan oleh Khofifah, secara kualitas bawang putihnya belum sebaik bawang putih yang biasa diimpor dari Tiongkok. Untuk itu dibutuhkan adanya peningkatan kualitas dengan sentuhan teknologi pertanian dan bibit yang unggul.


"Hari ini sedang ada calon investor yang akan berinvestasi di sektor hortikultura, mereka sudah keliling Jawa Timur tiga hari ini, saya sudah WA beliau dan mengirimkan foto-foto bawang putih lokal kita," tandas Khofifah.