Beritahati.com, Jakarta - Sebagai seorang wanita, Anda mungkin pernah mencoba berbagai cara untuk menjaga kesehatan organ intim Anda. Salah satunya adalah dengan melakukan ratus vagina. Di Indonesia, ratus vagina merupakan salah satu perawatan tradisional, di mana organ intim diuapi dengan campuran air dan tanaman herbal. Ratus dipercaya dapat membersihkan rahim dan menjaga keseimbangan kadar hormonal para wanita.


Tertarik untuk mencoba? Benarkah teknik perawatan tradisional tersebut dapat memberikan hasil seperti yang dijanjikannya? Menurut seorang dokter spesialis kandungan di Amerika, ratus ternyata sama sekali tidak memberikan efek seperti yang dijanjikan, malah justru membahayakan bagi kesehatan organ intim Anda tersebut. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja dampak berbahaya ratus bagi vagina Anda.


Membuat Kulit Terbakar


Karena uap yang dihasilkan cukup panas, maka ada kemungkinan kemaluan dan kulit di sekitarnya menjadi terbakar. Hal ini terutama berbahaya bagi vagina, karena vagina terletak di dekat kandung kemih dan rektum (bagian usus besar). Luka bakar yang cukup parah dapat merusak lapisan yang memisahkan keduanya dan menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan.


Mengganggu Keseimbangan Bakteri di Vagina


Sama seperti douching, membersihkan vagina Anda dengan uap air dapat membuat kulit vagina menjadi kering dan mengganggu keseimbangan bakteri vagina. Selain itu, karena vagina sebenarnya dapat membersihkan dirinya sendiri, maka Anda pun tidak perlu melakukan hal ini utuk membersihkan vagina.


Salah satu hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu membersihkan vagina Anda adalah dengan mengkonsumsi yogurt, yang mengandung bakteri baik yang akan membuat vagina Anda tetap bersih dan terbebas dari infeksi jamur.


Selain itu, karena rahim terletak cukup jauh di dalam, maka sangat kecil kemungkinannya bahwa uap ratus dapat mencapai rahim dan "membersihkannya". Bahkan bila uap ratus dapat mencapai rahim, sangat sedikit bakteri yang terdapat di dalam dinding rahim dan bakteri tersebut tentu saja tidak perlu dibersihkan.


Tidak Akan Menyeimbangkan Kadar Hormonal


Karena hormon tidak diproduksi oleh rahim atau vagina, maka tidak mungkin ratus dapat mempengaruhi keseimbangan kadar hormonal.