Beritahati.com,Surabaya - Gara-gara menjanjikan masuk Polri, seorang pengangguran berinisial AP(61) warga Dupak Bangunrejo harus merasakan pengabnya sel Polrestabes Surabaya.


"Korban tersangka bernama Saiful Rahman dijanjikan masuk ke Akpol dengan membayar Rp 600 juta dengab pembayaran bertahap. Tersangka mengaku bagian rekrutmen Polri wilayah Jatim dan Bali,"ungkap Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti di kantornya, Senin (5/8/2019).


Bima Sakti mengatakan untuk menyakinkan korban,tersangka melatih korban berenang dan berlari sebagai salah satu rekrutmen di Polri.


"Namun,karena tak kunjung diangkat di Akpol,akhirnya korban melapor ke Polrestabes Surabaya,"jelasnya.


Sementara itu,dalam pengungkapan tersebut diamankan barang bukti antara lain sejumlah dokumen rekrutmen Akpol,kwitansi yang diduga palsu.


Sedangkan pasal yang dijeratkan yaitu pasal 378 KUHP dengan sanksi pidana empat tahun penjara.