Beritahati.com, Jakarta - Penyidik Komisi Pemberantasan (KPK) akhirnya resmi menahan tersangka Simon Susilo. Simon diduga terlibat dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dugaan suap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa,


Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta membenarkan terkait penahanan tersangka Simon Susilo. Menurut Febri yang bersangkutan telah ditahan selama 20 hari pertama


Febri mengatakan “benar yang bersangkutan (Simon Susilo) telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur cabang KPK selama 20 hari pertama” jelasnya di Gedung KPK Jakarta, Senin (5/8/2019).


Sememtara itu Simon diketahui merupakan pemilik PT Purna Arena Yudha ditetapkan tersangka bersama Budi Winarto pemilik PT Sorento Nusantara. Kedua tersangka tersebut telah memberikan sejumlah uang suap kepada Mustafa.


“Mereka diduga memberikan suap dengan nilai total Rp 12,5 miliar pada Mustafa dengan rincian Rp 5 miliar dari Budi dan Rp 7,5 miliar dari Simon” kata Febri Diansyah.


Mustafa sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima fee sejumlah proyek pada Dinas Bina Marga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah dengan kisaran fee 10-20 persen dari nilai proyek. Total gratifikasi yang diduga diterima Mustafa sedikitnya mencapai Rp 95 miliar.


Mustafa sendiri sudah divonis bersalah karena memberikan suap kepada sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah untuk menyetujui pinjaman daerah ke PT SMI. Dia dijatuhi hukuman 3 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan, dan pencabutan hak politik selama 2 tahun.