Beritahati.com, Jakarta - Berdasarkan tingkat kedalaman kulit yang dibersihkan, peeling wajah untuk kulit berjerawat terbagi menjadi dua jenis, yaitu ringan dan sedang. Peeling yang ringan dapat dilakukan oleh ahli kecantikan, sedangkan peeling jerawat yang lebih dalam harus dikerjakan oleh dokter kulit. Berikut adalah penjalasannya:


Peeling jerawat ringan
Peeling jerawat ringan cocok untuk mengatasi jerawat, kulit kering, kerutan halus, dan warna kulit yang tidak merata. Peeling jenis ini dilakukan dengan menghilangkan sisa kotoran di kulit dan merangsang pertumbuhan lapisan luar kulit (epidermis).


Langkah-langkah prosedur peeling jerawat ringan adalah:


Membersihkan wajah.
Mengoleskan larutan kimia ke wajah dan diamkan selama beberapa menit.
Wajah kembali dibersihkan untuk menghilangkan larutan kimia.
Bahan atau larutan kimia yang biasa digunakan untuk peeling jerawat ringan adalah alpha hydroxy acid (AHA), asam salisilat, dan tretinoin. Semua larutan kimia tersebut lebih ringan dibandingkan bahan kimia yang digunakan untuk peeling jerawat yang lebih dalam.


Peeling jerawat ringan dapat dilakukan setiap 2-5 minggu sekali, tergantung kepada kondisi kulit dan keparahan jerawat yang muncul.


Peeling jerawat sedang
Peeling jerawat jenis ini tak hanya membersihkan sel kulit luar, tapi juga di lapisan kulit yang lebih dalam (dermis). Peeling jerawat sedang dapat dilakukan untuk mengatasi bekas jerawat, kerutan yang lebih dalam, dan warna kulit yang tidak merata.


Langkah-langkah prosedurnya adalah:


Membersihkan wajah.
Mengoleskan dan mendiamkan larutan kimia selama beberapa menit. Larutan yang sering digunakan untuk peeling tipe ini adalah trichloroacetic acid (TCA) dan glycolic acid.
Menetralkan bahan kimia dengan kompres larutan salin (air garam) dingin.
Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, Anda dapat mengulangi prosedur kecantikan ini tiap 3-9 bulan sekali.