Beritahati, Purwokerto - Nah ini tanda-tanda kabar baik buat para ibu-ibu, dari informasi yang diperoleh, harga cabai rawit merah di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beranjak turun meskipun masih tergolong tinggi seiring dengan mulai ada pasokan dari petani.


"Harga cabai rawit merah saat ini berada pada kisaran Rp82.000 per kilogram setelah sempat bertahan pada kisaran Rp87.000 per kilogram selama dua pekan terakhir," kata salah seorang pedagang di Pasar Manis, Purwokerto, Selasa (20/8) pagi ini.


Perkiraan pedagang setempat, penurunan harga cabai rawit merah tersebut disebabkan mulai ada pasokan dari petani meskipun belum banyak, petani cabai di sejumlah daerah akan segera memasuki masa panen.


"Dari berita yang saya baca, petani cabai di sejumlah daerah akan segera memasuki masa panen pada bulan Agustus ini. Dengan demikian, pasokannya kembali lancar dan harganya berangsur turun hingga akhirnya seperti semula," tambah pedagang tersebut.


Kendati harga cabai rawit merah mengalami penurunan, namun harga cabai merah besar dan cabai merah keriting masih bertahan pada kisaran Rp75.000 per kilogram setelah naik dari Rp70.000 per kilogram sejak satu pekan terakhir.


Bahkan, kata dia, harga cabai rawit hijau yang sempat bertahan pada kisaran Rp62.000-Rp63.000 per kilogram selama satu pekan terakhir, sejak hari Senin (19/8) naik menjadi Rp67.000 per kilogram.


"Mungkin karena panennya masih sporadis sehingga harganya pun berfluktuasi," jawabnya singkat.


Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto Agus Chusaini mengharapkan harga berbagai jenis cabai dapat segera turun seiring dengan datangnya masa panen komoditas hortikultura tersebut sehingga inflasi bisa terkendali.


"Kenaikan harga cabai memang cukup tinggi karena mencapai kisaran Rp60.000-Rp80.000 per kilogram untuk masyarakat. Tapi Insya Allah pada bulan Agustus ini mulai ada panen di sentra-sentra penghasil cabai, semoga harganya bisa turun," katanya di Purwokerto, Senin (19/8).