Beritahati, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang akrab di sapa Emil angkat bicara terkait isu perpindahan administrasi kota Bekasi yang selama ini jadi bagian Provinsi Jawa Barat menjadi bagian Provinsi DKI Jakarta yang kemudian disebut sebagai Jakarta Tenggara.


Emil berpendapat, tidak relevan kalau kota Bekasi masuk ke Jakarta, atau justru membentuk provinsi sendiri dengan sejumlah daerah di Bogor raya.


Karena, untuk mengatasi permasalahan administrasi yang kerap terjadi, maka pemekaran daerah lebih tepat untuk pemerintahan daerah tingkat II atau pemekaran kabupaten/kota.


"Seperti yang pernah saya bilang, tak relevan kalau pemekaran untuk konteks provinsi," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada wartawan saat menghadiri Sidang Paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi Jawa Barat yang ke-74, Senin (19/8).


Sementara itu terkait dengan wacana didirikannya provinsi Bogor/Pakuan Raya, Emil pun memastikan kondisi tersebut juga tidak tepat. Karena, yang paling pas untuk daerah Bogor adalah dengan pemekaran daerah.


"Karena isu pemekaran itu ada pada pelayanan publik yang terlalu jauh, yang terlalu repot," katanya singkat.


Berbeda dengan Emil, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meyakini bila sebagian besar warganya setuju apabila Kota Bekasi bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta. Hal itu ia katakan usai apel pagi di kompleks Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (19/8).


"Kalau dijajak pendapat, pasti 60, 70, 80 persen lah, karena DKI kan punya support yang luar biasa," ujarnya.


Editor 2: Heros