Beritahati, Lampung - Lima warga Wong Kito julukan untuk orang asli Palembang dibegal saat melintas di Jalan Tol Lampung Trans Sumatera Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Warga yang mengendarai mobil tersebut dicegat delapan orang begal Lampung Tengah yang membawa senjata api, senjata tajam hingga balok kayu pada Senin (19/8) dini hari.


Korban berkendara ke arah Bandar Lampung, menjadi korban pembegalan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera Kilometer 143 Terbanggi Besar.


"Ada delapan orang (pelaku), mereka mengancam akan bunuh kami jika tidak menyerahkan barang-barang kami. Di antara mereka membawa senjata api, senjata tajam, tombak, dan balok," ujar Ahmad Ridwan (25), salah seorang korban.


Ia juga mengatakan, mereka tidak tahu jika ruas jalan tol Terbanggi Besar menuju Palembang belum difungsikan.


"Di lokasi (tempat kejadian perkara), kami kira bisa langsung masuk (ruas Terbanggi - Palembang), tapi ternyata belum dibuka. Setelah melihat masih ada cor-coran (pembatas jalan), kami hendak putar arah," tambahnya.


"Ada beberapa orang keluar dari arah depan dan bilang mau bantu singkirkan cor-coran supaya kami bisa lewat," kata warga Kecamatan Pelaju, Sembrang Ulu 2, Kota Palembang itu.


Namun, setelah mendekat bukannya membantu, sebanyak delapan orang keluar bersamaan dan langsung mencegat mobil. Para pelaku juga langsung mengancam dengan berbagai senjata. Para pelaku awalnya pura-pura membantu, kemudian tiba-tiba mengeluarkan senjata dan mengancam korban.


Pengguna Jalan Tol Lampung Trans Sumatera harus waspada, pasalnya meski bebas hambatan namun aksi kejahatan masih terus mengintai para pengemudi.


Editor 2: Heros