Beritahati, Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri segera meluncurkan Smart SIM yang dilengkapi dengan chip yang berfungsi merekam data dan transaksi elektronik. Smart SIM akan launching pada 22 September 2019. Secara ukuran dan bentuk tidak berbeda dengan SIM yang ada saat ini.


Nantinya, Smart SIM akan dilengkapi fitur tambahan seperti uang elektronik atau E-Money. Selain itu, kartu baru ini juga akan berfungsi menyimpan data elektronik (identitas kependudukan hingga data forensik) pengguna. Tak sampai di situ, Smart SIM juga bisa merekam data pelanggaran lalu lintas pemiliknya.


Sedangkan, fitur uang elektronik pada Smart SIM dapat digunakan diisi hingga maksimal Rp 2 juta. Dengan begitu, kartu lisensi mengemdudi ini secara otomatis bisa digunakan untuk transaksi online seperti membayar tol dan jenis transaksi lainnya yang sudah terintegrasi dengan Smart SIM.


Secara umum tampilan Smart SIM tidak jauh beda dengan SIM yang telah ada sebelumnya. Dimensi kartu tetap 86 milimeter untuk panjang dan 53.9 milimeter untuk lebar.


Smart SIM didominasi dengan warna merah putih. Di bagian atas kartu terdapat tulisan Indonesia dan tulisan Surat Izin mengemudi. Sementara logo korps bhayangkara terletak di pojok kiri atas.


Adapun tarif pembuatan dan pendaftaran SIM sudah diatur dalam ketentuan PP Nomor 60 Tahun 2016.


Tarif penerbitan SIM
Penerbitan SIM A Rp 120.000
Penerbitan SIM A Umum Rp 120.000
Penerbitan SIM B1 Rp 120.000
Penerbitan SIM B1 Umum Rp 120.000
Penerbitan SIM B2 Rp 120.000
Penerbitan SIM B2 Umum Rp 120.000
Penerbitan SIM C Rp 100.000


Tarif perpanjangan SIM:
Perpanjang masa berlaku SIM A Rp 80.000
Perpanjang masa berlaku SIM B Rp 80.000
Perpanjang masa berlaku SIM C Rp 75.000
Perpanjang masa berlaku SIM D Rp 30.000


Editor 2: Heros