Beritahati, Malang – Polres Malang Kota mengamankan pria paruh baya berinisial M (55), Warga Kecamatan Klojen, Kota Malang itu diduga telah melakukan pencabulan terhadap remaja perempuan berusia 15 tahun.


Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander dalam keterangan pers di mapolres membenarkan terjadinya kasus asusila.



"Kami benarkan untuk kasus (pencabulan) itu. Kami masih melakukan penyelidikan dan telah memeriksa saksi pelaku," kata Dony, Senin (9/9).


Dalam pemeriksaan pelaku telah mengakui perbuatannya. Sementara penanganan kasus ini berawal dari laporan korban.


"Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah menyetubuhi korban sebanyak 3 kali," sebut Dony.


Menurutnya Dony, pelaku masih memiliki hubungan dekat dengan orang tua korban .
"Pelaku merupakan teman dari orang tua korban. Kita masih dalami, karena ada 2 versi ketika peristiwa dugaan pencabulan itu terjadi. Versi pertama, berawal ketika korban curhat yang kemudian berujung disetubuhi pelaku. Versi lain pencabulan terjadi karena bujuk rayu,” papar Dony.


Polres Malang Kota telah mengantar korban untuk menjalani visum. Sebagai penambah alat bukti, adanya kekerasan seksual terhadap korban.


"Kami juga telah memintakan visum untuk korban. Teknik pengungkapan kasus, juga berdasarkan undang-undang perlindungan anak yang dilakukan oleh PPA," tandasnya.


Sementara informasi yang dihimpun detikcom, pelaku merupakan guru ngaji. Ia mengajar di salah satu masjid wilayah Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen.


Namun informasi tersebut, belum dapat dibenarkan oleh pihak kepolisian. "Masih kami lakukan penyelidikan. Tidak benar juga, peristiwanya terjadi di dalam masjid. Kami juga menunggu, jika ada korban lain untuk melapor," pungkas Dony.