Beritahati, Jakarta – Setelah Jack Ma pamit mundur dari perusahaan yang dibangunnya, Alibaba pada Selasa (10/9) lalu, bertepatan dengan hari jadi dirinya ke-55 dan Alibaba ke-20 tahun.



Pada awal berdirinya Alibaba, Jack Ma berhasil meyakinkan SoftBank asal Jepang untuk menanam investasi di perusahaan itu sebesar US$20 juta pada Januari 2000. CEO Softbank, Masayoshi Son, mengaku punya kesamaan visi dengan Jack Ma sehingga yakin untuk menggelontorkan uang.


"Kami tidak membahas soal revenue, kami bahkan tidak bicara soal model bisnis. Kami bicara tentang visi yang kami pegang," ujar Masayoshi Son kepada Wall Street Journal.


Jack Ma tidak mengecewakan visi Masayoshi, Alibaba terus bertumbuh dan menawarkan layanan baru, seperti layanan jual-beli Taobao dan Alipay. Jack Ma pun menjadi tokoh kelas dunia dan kini mengikuti jejak Bill Gates yang sudah aktif di dunia pendidikan demi kemanusiaan.


Melansir dari Forbes, Ma merupakan salah satu orang terkaya di China, dan orang paling kaya di dunia menempati urutan ke-21.


Dengan memiliki ‘bekal’ alias harta kekayaan sebesar US$38,6 miliar atau sekitar Rp542 triliun membuat Ma yakin memutuskan untuk pensiun dini dan kembali fokus pada pendidikan serta filantropi.


Sebagaimana diwartakan oleh CNBC, rencana pensiun Ma sebenarnya telah diumumkan sejak tahun lalu. Ia juga telah menyiapkan penggantinya, yakni Daniel Zhang. Seseorang yang juga sudah lama berkiprah di Alibaba.