Beritahati, Kendari: Dalam keterangannya kepada media, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra AKBP La Ode Aries Elfatar mengungkapkan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba akhir-akhir ini, sangat mengkhawatirkan.


“Hanya dalam waktu beberapa hari, Polisi berhasil menangkap pelaku pengedar narkoba jenis sabu berstatus ibu rumah tangga, untuk diedarkan di kota Kendari dan kabupaten Muna, ini sangat berbahaya kalau lolos,” tegas AKBP La Ode Aries Elfatar, Senin (16/09) pagi ini.


Dalam pengungkapan tersebut, rencana peredaran lebih dari 2 kilogram narkoba jenis sabu, berhasil digagalkan, sedangkan para pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polda Sultra.


“Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Hukum Polda Sultra, sebagian besar masih dikendalikan oleh jaringan Narapidana kasus Narkoba, yang masih mendekam di Lapas Kelas 2 A Kendari,” La Ode Aries Elfatar.


Modus Bandar narkoba untuk mengedarkan barang haram sabu, juga sudah melibatkan ibu-ibu rumah tangga, seperti yang ditangkap di Kendari dengan barang bukti 854 gram sabu dan di Pelabuhan fery Bajoe Sulawesi Selatan yang hendak menuju Kendari dengan barang bukti 1,13 kilogram sabu.


“Karena itu, kami juga meminta masyarakat untuk ikut membantu mengungkap peredaran dan penggelapan narkoba, yang dapat membahayakan masa depan generasi muda,” imbuhnya.