Beritahati, Bekasi - Persija Jakarta akhirnya berhasil mengakhiri paceklik kemenangan di Liga 1 2019. Catatan buruk "Macan Kemayoran" terhenti setelah menaklukkan PSIS Semarang dengan skor tipis 2-1, pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (15/9) petang.


Menyadari pentingnya kemenangan, Persija langsung bermain menekan sejak menit awal. Ancaman langsung diberikan Persija ke gawang PSIS, melalui sundulan Xandao, tapi masih melebar dari gawang. Menit keempat Xandao berhasil mencetak gol lewat sontekannya meneruskan umpan silang Riko Simanjuntak. Sayangnya gol tersebut dianulir wasit, lantaran bek asal Brasil itu sudah terjebak off-side lebih dulu.


PSIS merespons lewat ancaman Septian David Maulana lewat tendangan bebasnya, bolanya berhasil ditepis Andritany Ardhiyasa dan coba disambar lagi oleh Ganjar Mukti, namun masih belum bisa berbuah gol.


Begitu juga sepakan bebas Jonathan Cantillana masih bisa ditangkap dengan baik oleh Andritany.


Persija terus menekan pertahanan PSIS yang tampil cukup solid. Peluang emas didapatkan Joan Tomas Campasol, tetapi tendangannya di depan gawang PSIS masih lemah sehingga mudah diantisipasi kiper Jandia Eka Putra.


PSIS juga memberikan perlawanan sengit. Strategi serangan balik cepat yang diterapkan skuad asuhan Bambang Nurdiansyah itu sangat solid, dan kerap memberikan ancaman berbahaya ke gawang tim Macan Kemayoran. Bayu Nugroho mendapatkan peluang, tapi sepakannya di depan gawang masih melambung jauh dari sasaran.


Kebuntuan Persija berakhir di masa injury time lewat gol penalti Marko Simic. Skor 1-0, menutup babak pertama untuk keunggulan Persija.


Tekanan langsung diberikan Persija sejak menit awal babak kedua. Baru delapan menit pertandingan dimainkan, Persija berhasil menggandakan keunggulan. Adalah Rohit Chand yang berhasil menambah keunggulan Persija menjadi 2-0, setelah memanfaatkan bola kemelut di depan gawang PSIS.


Gol tersebut semakin melecut semangat para pemain Persija. PSIS pun tidak putus asa. Mereka terus memberikan perlawanan untuk mengejar ketertinggalan.


Serangan gencar yang dilakukan PSIS akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-63. Adalah Septian David Maulana yang berhasil mencetak gol tersebut untuk memperkecil kedudukan menjadi 2-1.


Tapi hingga babak kedua berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta.