Beritahati, Jakarta - Dari data yang diterima, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa ada gerakan adu domba antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian RI.


Oleh sebab itu, Wiranto meminta saat di lapangan TNI dan Polri harus tetap solid.


"Antara TNI dan kepolisian katanya enggak akur. Malah lebih jauh dari itu, ada pihak yang mencoba adu domba antara unsur TNI dengan kepolisian," katanya, saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (26/9).


Menurut dia, upaya mengadu domba TNI dengan kepolisian sudah lama dan masif. Antara lain, dengan menyebar hoaks seakan-akan terjadi benturan atau ketidak kompakan.


"TNI dan Polri berdasarkan Tribrata, Sapta Marga, sumpah prajurit, itu satu, satu semangat, satu perangkat keamanan yang harus membela negara bersama-sama," tegasnya.


Untuk itulah, Wiranto menghadirkan Panglima TNI beserta seluruh kepala staf angkatan, dan Kapolri pada kesempatan itu untuk menjamin TNI dan Polri selalu kompak dan solid.


"Maka di sini kita hadirkan kepala staf angkatan dan langsung mengikuti rapat ini, menjamin bahwa TNI tetap solid," katanya.