Beritahati, Jambi – Gubernur Jambi, Fachrori Umar menjelaskan, dampak bencana asap terhadap kesehatan warga masyarakat di Provinsi Jambi selama tiga bulan terakhir tergolong cukup parah. Ini bisa dilihat dari tingginya kasus infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) akibat asap di Provinsi Jambi.


Ia tambahkan, jumlah warga Jambi yang terserang ISPA selama puncak bencana asap Agustus–September mencapai 63.554 orang. Sebagian besar penderita ISPA tersebut berasal dari anak–anak hingga remaja.


“Tingginya penderita ISPA di Jambi akibat kualitas udara di Provinsi Jambi dua bulan terakhir sempat memasuki kategori berbahaya. Buruknya kualitas udara di Jambi ditandai dengan angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) akibat asap kebakaran hutan dan lahan hingga 900 partikel per million (ppm), kategori berbahaya. Kualitas udara di Jambi mulai membaik sejak Rabu (25/9) menyusul turunnya hujan dan menipisnya asap,” ujarnya.


Menurut Fachrori Umar, kendati asap sudah menipis seiring turunnya hujan, penderita ISPA di Jambi masih banyak yang membutuhkan perawatan. Sebagian penderita ISPA di daerah itu bahkan masih ada yang dirawat di rumah sakit.


“Melihat banyaknya penderita ISPA dari kalangan anak-anak dan remaja keluarga kurang mampu, saya minta pelayanan kesehatan terhadap penderita ISPA di Puskesmas dan rumah sakit pemerintah digratiskan,” tegasnya.


Dijelaskan, di Kabupaten Tanjungjabung Timur, salah satu daerah yang mengalami kebakaran lahan gambut cukup luas di Jambi, jumlah penderita ISPA cukup tinggi. Hasil peninjauan Fachrori Umar di tiga puskesmas saja, yakni Puskesmas Muarasabak Timur, Puskesmas Simpang Tuan dan Puskesmas Simpang Pandan, Tanjungjabung Timur, jumlah penderita ISPA yang berobat mencapai 2.243 orang. Penderita ISPA paling banyak berobat terdapat di Puskemas Simpang Pandan, yakni mencapai 1.619 orang.


“Warga Tanjungjabung Timur banyak terserang ISPA karena desa mereka dekat dengan lokasi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu pelayanan kesehatan terhadap penderita ISPA di pedesaan ini mesti diberikan secara gratis,” katanya.