Beritahati, Jakarta - Rencananya, aksi buruh ini akan diikuti sekitar 30.000 peserta yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Setidaknya ada beberapa tuntutan yang diaspirasikan oleh para buruh.


Antara lain, menolak revisi Undang-undang Ketenagakerjaan, kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.


Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sebanyak 8.000 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri diterjunkan untuk mengamankan adanya rencana aksi unjuk rasa dari elemen kelas pekerja atau buruh di depan Gedung DPR hari ini.


"Keseluruhan 8000-an dari unsur Polri 6.000 dan untuk TNI sekitar 2.000-an serta Pamdal DPR sekitar 100 personel," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat ditanyakan oleh sejumlah media, Rabu (2/10/2019).


Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengungkapkan bahwa, jajaran polisi lalu linta juga menyiapkan pengalihan arus di sekitar Gedung DPR RI. Tetapi, rekayasa arus lalu lintas itu masih bersifat situasional.


"Ada rekayasa lalu lintas, sifatnya situasional," ujar Argo dikonfirmasi terpisah.


Berikut rekayasa lalu lintas yang diterapkan Ditlantas Polda Metro Jaya:
1. Jalan Gatot Subroto mengarah ke Slipi ditutup di bawah flyover Ladogi diarahkan belok kiri ke Gerbang Pemuda.


2. Jalan Gerbang Pemuda arah ke kiri ke Jl Gatot Subroto ditutup diputar balik ke Gerbang Pemuda dikolong Ladogi atau lurus ke Jl Gatot Subroto arah timur atau ke Bendungan Hilir.


3. Jalan Gerbang Pemuda arah ke Asia Afrika dibelokan ke kiri ke ke Jalan Asia Afrika terus Jl Senayan dan Jl Pakubuono.


4. Jalan Asia Afrika ke barat bisa lurus ke Jl Tentara Pelajar ke arah Jl Gerbang Pemuda putar balik dibawah Ladogi.


5. Jalan Tentara Pelajar dari arah Manggala Wanabakti di trafic light Palmerah diluruskan ke Permata Hijau dan Kebayoran Lama dan belok kiri ditutup.


6. Jalan Tentara Pelajar pojok Manggala Wanabakti ditutup, Jl Gatot Subroto ditutup untuk mencegah lawan arus dan putar balik kendaraan.