Beritahati, Jawa Tengah - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menahan seorang penjahit busana wanita dengan inisial DU warga Dusun Kasanan, Kelurahan Kranggan Temanggung karena diduga mengkonsumsi dan menyimpan sabu-sabu.


Kasi Pemberantasan BNN Kabupaten Temanggung Kompol Trasmaka, Kamis mengatakan penangkapan tersangka DU setelah ada informasi dari masyarakat, kemudian ditindaklanjuti.


DU ditangkap pada Selasa (24/9) sekitar pukul 20.00 WIB di Perumahan Prakak, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.


"Saat penangkapan didapat barang bukti sabu-sabu seberat 0,775 gram, satu alat hisap, dan alat komunikasi," katanya, Kamis (3/10)


Berdasarkan tes urine kepada tersangka, katanya, hasilnya adalah positif menggunakan amfetamin dan metamfetamin.


"Tersangka juga telah mengakui perbuatannya tersebut, barang bukti didapat dari tersangka P yang kini mendekam di Rutan dan dikirim dari GT yang kini buron," katanya.


Ia mengatakan DU dijerat pasal 112 ayat 1 dengan ancaman pidana empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda Rp800 juta dan paling banyak 8 miliar.


Tersangka DU mengatakan sudah lama kenal dengan P dan barang yang di tempatnya adalah kiriman P melalui GT.


"Cara memesan sabu melalui telepon, kata P barang yang dikirim itu adalah jamu agar kuat dalam bekerja sebagai penjahit," katanya.