Beritahati, Garut – Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro memastikan jalur kereta api Cibatu-Garut sudah bisa dioperasikan awal 2020. Masyarakat nantinya bisa mengakses kereta api kelas ekonomi hingga eksekutif.


Edi bersama rombongan melakukan uji coba perjalanan kereta inspeksi dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Wanaraja. Edi melihat progres jalur khususnya Cibatu - Wanaraja sepanjang 9,2 kilometer.


"Ini sudah separuh jalan karena dari Cibatu-Wanaraja 9 kilometeran. Dari wanaraja menuju garut 9 kilometer lagi nanti. Mulai awal 2020, ini sudah bisa beroperasi," kata Edi kepada wartawan di Stasiun Wanaraja, Garut, Kamis (3/10).


Nantinya kereta api kelas ekonomi akan diprioritaskan beroperasi di Cibatu-Garut, tapi tidak menutup kemungkinan kelas eksekutif juga tersedia tergantung kebutuhan.


"Nanti keretanya kapasitas 500 - 600 orang sekali angkut, Kan satu kali jalan 8 trainset," ungkap dia.


Kereta api Cibatu-Garut diprioritaskan untuk angkutan penumpang terlebih dahulu, dan ke depannya gerbong barang bisa dikembangkan.


Sementara itu, senyum merekah terlihat pada wajah warga Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyambut kereta inspeksi yang melintas di Jalur reaktivasi rute Cibatu - Wanaraja. Mereka antusias melihat kereta api kembali 'hidup' di wilayahnya.


Wajar saja, 36 tahun berlalu warga Cibatu tak mendengar ada kereta api yang melintas lagi. Kini, mereka kembali melihat pemandangan baru jalur Cibatu - Wanaraja sejauh 9,2 kilometer (km) pada jalur reaktivasi Cibatu - Garut sepanjang 19,5 kilometer selesai.