Beritahati, Jakarta – Pelajar dan mahasiswa yang sempat ditahan usai aksi demo di depan gedung DPR RI, Jakarta, pekan lalu sudah dipulangkan Polda Metro Jaya. 


"Jadi yang diamankan ini kan kemarin khusus mahasiswa dan pelajar, itu juga ada (pelajar) SMP. Sudah dipulangkan, sudah diambil semua oleh orang tuanya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (3/10).


Argo mengatakan pihaknya masih mendata jumlah pelajar dan mahasiswa yang dipulangkan tersebut. Sementara pedemo yang berasal di luar kalangan pelajar dan mahasiswa, kata dia, masih diperiksa karena diduga merusak fasilitas umum dan melawan aparat.


"Untuk yang di luar pelajar dan mahasiswa ada beberapa yang sedang diperiksa. Dia melakukan perusakan, melawan petugas, merusak pos, merusak tameng, merusak mobil petugas di situ," tuturnya.


Menurut Argo, ada sejumlah pedemo dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang juga merusak fasilitas umum. Namun, mereka tetap dipulangkan.


Jumlah pelajar dan mahasiswa yang ditahan ini sebelumnya dipertanyakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Menurut Komnas HAM, Polda Metro Jaya tak jelas memberi informasi mengenai jumlah pedemo yang sudah diamankan. Polisi mestinya menjabarkan siapa saja yang diamankan, dipulangkan, maupun ditetapkan sebagai tersangka.


Dari data Aliansi Masyarakat untuk Keadilan dan Demokrasi (AMUK) per 1 Oktober 2019, ada sekitar 90 orang yang dilaporkan hilang pascaaksi 24-26 September lalu. Sementara untuk aksi 30 September 2019, ada sekitar 73 orang.