Beritahati, Jakarta - Jajaran Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil membongkar keberadaan sebuah kasino tersembunyi di Apartemen Robinson lantai 29, Blok A, Jalan Jembatan Dua Raya, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.


Wujud ruangan dengan luas 200 meter persegi yang digunakan untuk para penjudi, mirip kasino yang ada Las Vegas dan Meksiko. Terdapat puluhan meja berwarna hijau berjejer rapih. Sementara disetiap sudut terlihat AC serta TV LED. Hampir sekeliling ruangan digunakan untuk judi. Dan jenis judi yang dimainkan ditempat tersebut, terdiri dari judi koprok, poker, Russian Roullete


Pantauan dilokasi, lantai 29 berada paling atas. Sehingga perjudian dapat berjalan dengan lancar. Petugas keamanan yang berjaga pun tidak mengetahui adanya perjudian di Apartemen yang dijaganya. Para penjaga keamanan kaget setelah anggota kepolisian mendadak datang dan langsung naik ke lantai 29 pada Minggu (6/10) lalu.


“Kita ngga tau aktivitas di lantai 29. Soalnya engga boleh masuk. Ini saya baru tau. Kalau pengamanan paling sampai lantai 28. Setau saya di lantai 29 sedang ada pembangunan,” kata salah satu Satpam berinisial FJ.


Sebanyak 130 penjudi koprok baik lelaki dan perempuan digelandang ke Mapolda Metro Jaya. Sedangkan satu penjudi nekat melompat dari lantai 29 apartemen. Tubuhnya mendarat di lantai Gereja House of Prayer yang sedang menggelar ibadah.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya menggerebek kasino di Apartemen Robinson itu setelah mendapatkan informasi yang akurat dari warga masyarakat.


Berdasarkan informasi tersebut Tim Subdit Jatanras kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek tempat tersebut pada Minggu (6/10).


"Jadi, info ini kemudian ditindaklanjuti, Minggu tanggal 6 Oktober sekitar pukul 18.30 WIB, Tim Jatanras naik ke lantai ini dan melakukan penangkapan dan saat tim datang ada pemain yang sedang main, karyawan sedang berkegiatan," kata Argo dalam gelar perkara kasino tersembunyi di Apartemen Robinson Lt 29, Jakarta Utara, Selasa (8/10).


Polisi juga sudah mengamankan sejumlah saksi dalam kasus tersebut. Berdasarkan keterangan para saksi, polisi kini tengah memburu bandar besar pengendali kasino tersebut.


"(Bandar besarnya) belum kita dapatkan, masih kita cari," kata Argo.


Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian menyatakan bahwa telah terjadi penggerebekan arena judi, Senin (7/10). Menurutnya, penggerebekan judi ini merupakan bagian pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) dan instruksi langsung dari Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Setyo.


“Jumlah orang yang diamankan sebanyak 130 orang dan 1 orang diketahui melompat dari lantai 29,” terang Jerry, Selasa (8/10).


Ia menuturkan di hari minggu banyak aktivitas. Sebab, didekat apartmen banyak gereja. Ia pun tidak begitu paham mana penghuni apartemen dan yang bukan. Sebab mereka datang satu persatu.


“Hari minggu sore suka ada gereja kan jadi ramai. Satu persatu pada dateng, kita ngga tau. Taunya mereka mau ke gereja. Soalnya disini gereja juga banyak. Kita juga ngga tau siapa yang sewa,” pungkasnya.


Para pejudi yang diamankan polisi tersebut kini dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal Rp25 juta rupiah.