Beritahati, Pandeglang - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto diserang oleh orang tak dikenal di wilayah Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dia hendak ditusuk saat menghadiri peresmian gedung baru Mathla'ul Anwar hari ini.


Momen tersebut terekam dalam video yang beredar pasca kejadian, Kamis (10/9). Dalam video itu tampak Wiranto awalnya disalami sejumlah orang setelah keluar dari mobil.


Saat Wiranto menyalami seorang petugas kepolisian, tiba-tiba muncul seorang pria dari arah belakang samping kiri. Pria itu hendak melakukan penusukan pada Wiranto.


Gerakan pria itu tampak coba dihentikan oleh petugas kepolisian dan mendorong Wiranto agar terhindar dari penusukan sehingga tampak terjatuh.


Saat ini pelaku yang diketahui suami istri sudah diamankan pihak keamanan. Polisi kini tengah melakukan penggeledahan di rumah pelaku.


"Sebentar ya mas, saya sedang penggeledahan di rumah (terduga pelaku penusukan). Informasi lengkapnya nanti," kata Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Ambarita saat dikonfirmasi media, Kamis (10/10).


Informasi yang beredar Wiranto turut dibawa ke RSUD Pandeglang. Berdasarkan foto yang beredar, Wiranto mendapatkan luka tusuk pada perut bagian kiri.


Namun polisi belum menyebut kondisi terkini Wiranto. "Nanti ke Kapolres saja yah," ujar Ambarita.


Sementara itu Kabid Humas Kapolda Banten AKBP Edi Sumardi mengatakan Wiranto dalam kondisi aman pasca-insiden penusukan. Yang terluka adalah Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto.


"Jadi intinya pak Wiranto aman, yang kena Kapolsek," tambahnya.


Menurutnya, kapolsek terluka lantaran menghalangi serangan terhadap Wiranto itu.


"Karena beliau menghalangi," tutupnya.