Beritahati, Jakarta - Aktris Korea Selatan Kang Sora sempat terdiam ketika diminta pendapatnya mengenai kepopuleran drama Negeri Ginseng di Indonesia.


"Mungkin karena dramanya menghibur," ujar Kang Sora dalam konferensi pers Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2019, di Jakarta, Rabu (9/10).


Selama sepuluh tahun berkarir, aktris berusia 29 tahun itu sudah membintangi sejumlah judul drama seperti "Revolutionary Love" bersama Siwon Super Junior, "Doctor Stranger", "Dream High 2", dan "Misaeng".


Proyek-proyek serial yang ia ikuti mengangkat berbagai tema percintaan, terutama drama di tempat kerja hingga rumah sakit.


Nama Sora melejit setelah berakting dalam film "Sunny" (2011) yang lantas diadaptasi oleh dua negara, yakni Jepang dan Indonesia.


Sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana mengadaptasi "Sunny" menjadi "Bebas" di Indonesia yang ditayangkan juga dalam KIFF 2019.


Sora yang diundang untuk menghadiri pembukaan KIFF 2019 juga menonton versi Indonesia dari "Sunny", bahkan ikut menari bersama di bioskop setelah film berakhir, diiringi lagu "Bebas" dari Iwa K.


"Saya bisa merasakan nuansa yang lebih muda di versi Indonesia, lebih segar, dan lebih banyak energi," kata dia.


Selebritas peraih penghargaan Aktris Terpopuler pada Baeksang Arts Awards 2012 itu menjadi bintang tamu pada acara pembukaan festival tahunan yang berlangsung Rabu (9/10) malam.


Sebanyak lima belas film asal Korea Selatan ditayangkan dalam Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2019 yang berlangsung pada 10-13 Oktober. Film-film Korea Selatan yang tayang dalam KIFF 2019 antara lain "Parasite" yang memenangi penghargaan bergengsi Palme d'Or pada Cannes Film Festival di Prancis, "Extreme Job", "The Gangster", "Tazza: One Eyed Jack", "The Cop The Devil", dan "The Bad Guys: Reign of Chaos".


Sementara itu, film-film Indonesia yang tayang dalam festival itu adalah "Bebas", "Keluarga Cemara", "Dua Garis Biru", "Sunyi" dan "Dilan 1991".