Beritahati.com, Jakarta - Perayaan Hari Guru 2019 yang digelar pada 25 November lalu menjadi momen bersejarah bagi Nadiem Makarim yang terpilih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Dalam pidato perdananya pada peringatan Hari Guru tersebut, beliau menyampaikan 5 pesan penting untuk para guru di Indonesia. Pesan-pesan tersebut lahir dari dari rasa frustasi para guru mengetahui bahwa dalam dunia nyata, kemampuan berkarya dan berkolaborasi lebih menentukan kesuksesan anak dibanding kemampuan menghafal.



Hal tersebut melatarbelakangi 4 mahasiswa yang berasal dari Universitas Mercu Buana Program Kelas Karyawan dalam mengembangkan bakat dan potensi siswa melalui seminar peduli negeri yang bertema “How To Create An Event” serta diadakan di SMA Kristen Anglo Cikarang pada hari Kamis lalu.



Sedangkan pembawa materi seminar berasal dari mahasiswa itu sendiri yaitu Bias Cahyo Widodo yang juga memiliki latar belakang pekerjaan sebagai Event Specialist. Menurutnya, banyak acara-acara sekolah yang langsung diorganisasikan oleh siswa sekolah itu sendiri menjadikan pengetahuan akan Event Management penting untuk dimiliki para siswa tersebut agar dapat membuat dan mengelola suatu event dengan baik dan benar.



Seminar ini dihadiri oleh kurang lebih 40 siswa dan siswi kelas XI SMA Kristen Cikarang yang memang menjadi target utama diadakannya acara ini. Acara pun dilanjutkan dengan sesi Sharing Session yang juga dihadiri oleh 2 mahasiswa lainnya sebagai pembicara tambahan yaitu Agung Kusuma dan Mila Maulida. Keduanya berbagi cerita dan pengalaman mereka seputar Event Management yang didapatkan selama berkuliah di Universitas Mercu Buana Jakarta.



Selama acara berlangsung banyak siswa-siswi yang antusias dan aktif memberikan pertanyaan. Diantaranya Harley yang bertanya seputar cara mengatur waktu antara sekolah dan event. Ada juga Christopher, yang bertanya seputar people management dalam mengelola sebuah event yang erat kaitannya dengan team work.



Setelah acara selesai, keempat mahasiswa berhasil mewawancarai Kepala Sekolah SMA Kristen Anglo Cikarang, Juwana Agung Prabowo, terkait seminar yang telah diadakan. Menurutnya kegiatan yang diadakan tersebut memberikan motivasi kepada anak didiknya bahwa zaman sekarang sudah berubah. Cita-cita dan harapan itu sudah sangat berbeda dengan apa yang diharapkan oleh orangtua dan terkadang tidak sejalan.



“Nah kita sebagai motivator akan memberikan solusi-solusi apa yang anak-anak butuhkan tidak hanya berupa kemampuan akademik tapi juga bakat dan potensi sehingga mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara Indonesia”. Tambahnya