Beritahati, Jakarta - Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapid test (tes cepat) bagi sekitar 2.000 pegawainya untuk memastikan terbebas dari virus Corona di di Gedung Penunjang Lantai 3, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.


"Hari ini, KPK melakukan kegiatan 'rapid test' yang akan diikuti kurang lebih sekitar 2.000 pegawai baik pegawai tetap, pegawai tidak tetap, outsourcing, dan termasuk para pihak yang memang melakukan kontak sosial, interaksi sosial di KPK," ucap Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/6/2020).


Firli mangatakan tes tersebut juga diikuti tahanan KPK dan awak media yang bertugas di KPK.


"Ini penting dilakukan dalam hal memastikan bahwa seluruh pegawai, seluruh insan KPK, seluruh pihak yang berinteraski di KPK dipastikan bebas dari COVID-19," kata Firli bersama tiga wakilnya, yakni Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, dan Alexander Marwata juga berkesempatan mengikuti "rapid test".


Firli menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyambut pola hidup baru atau "new normal" di lingkungan KPK.


"Karena kita tidak bisa membiarkan suasana seperti ini kita harus diam selalu di rumah. Walaupun beberapa bulan yang lalu dan sampai hari ini KPK menganut "work from home" dan bekerja di kantor," tuturnya.


Ia menjelaskan ada beberapa bagian operasional KPK yang memang tidak bisa dikerjakan dari rumah, namun pihaknya tetap memastikan kesehatan bagi pegawainya yang tetap bekerja di kantor dan di lapangan.


Terkait pola hidup baru, ia pun mengatakan KPK akan melakukan tugas sesuai dengan protokol kesehatan baik yang digariskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun Kementerian Kesehatan (Kemenkes).


Ia pun mengatakan tugas pokok KPK tidak pernah surut dan juga tidak pernah tertunda meskipun dalam kondisi pandemi COVID-19.


"Kegiatan hari ini adalah salah satu wujud kecintaan, kepedulian kepada seluruh pegawai KPK, khususnya dalam rangka penyelamatan jiwa manusia," ujarnya.