Beritahati.com - Kekalah Brasil dalam drama adu penalti melawan Paraguay dengan skor 3-4 (1-1 Full time -red) sungguh sangat menyakitkan bagi pelatih, pemain, official dan supporter Brasil. Padahal selama pertandingan, Brasil bisa dibilang bermain bagus. Namun ada satu sebab dari sekian banyak sebab yang tampaknya menjadi faktor kuat kekalahan Brasil atas Paraguay.


Dalam pertandingan menjelang babak semifinal, penyerang senior Brasil, Robinho sempat membawa timnya unggul di perempat final Copa America 2015. Sayang keunggulan itu digagalkan penalti Derlis Gonzalez di babak kedua.


Ketika pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, dipenghujung babak kedua, Robinho yang bermain bagus justeru ditarik keluar. Pelatih Carlos Dunga memutuskan mengganti Robinho dengan Everton Ribeiro.


Dan naasnya, yang terjadi selanjutnya algojo kedua eksekusi penalti, Everton Ribeiro pengganti Robinho justeru gagal mencetak gol.


Robinho pun mengomentari bijak pergantian itu. Menurutnya, hal tersebut keputusan mutlak pelatih. Dan resiko pergantian, pelatihlah yang bertanggung jawab.


"Saya ingin terus bermain untuk mengambil penalti tapi saya harus menghormati keputusan pelatih. Biasanya saya selalu menjadi penendang penalti.


"Kini kami harus menghadapi kegagalan ini, tim ini sudah mengalami perkembangan bagus. Kekalahan ini ditanggung semua anggota tim." ujar pemain Santos itu pada ca2015.com.