119608 
Sstt..Ada Ganja Sintetis Baru, Namanya "Tembakau Ganesha"

Sstt..Ada Ganja Sintetis Baru, Namanya

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, Jakarta - Penyamaran peredaran narkotika, seperti ganja makin bervariasi saja. Setelah ramai beredarnya tembakau memabukan berlabel "Gorila Tobacco", kini muncul kembali ganja sintetis sangat memabukan bernama Tembakau Cap Gajah-Gajah atau dikenal dengan sebutan "Ganesha".

Modus baru ganja sintetis itu terendus Beritahati.com, dikalangan kehidupan malam anak remaja di Jakarta.

Menurut salah seorang anak muda, Pitoyo (nama samaran) yang biasa dengan dunia malam, narkoba bernama "Ganesha" beredar di gemerlap kehidupan remaja khususnya di Ibukota.

"Ada keluar yang baru bang, namanya "Gajah-Gajah," ujar Pitoyo, Selasa (29/12).

Menurutnya, ganja sintetis "Gajah-Gajah" tersebut memiliki efek yang luar biasa di banding narkoba tembakau Gorilla maupun Ganja Asli.

"Efeknya jauh di banding "Gorilla" bisa di katakan 10 kali dari itu" tambahnya.

Bahkan katanya, satu linting tembakau gajah bisa dihisap 5 orang sekaligus.

"Tapi lima orang yang belum terbiasa "pake" (tembakau gajah-red) belum tentu bisa menghabiskan satu linting," ungkapnya.

Ditambahkan Pitoyo, untuk mendapatkan tembakau gajah, peminatnya harus membelinya dengan cara memesan lewat telepon seluler langsung ke bandarnya. Jualannya memang secara gelap.

Untuk dapatkan barang itu, peminat cukup merogoh kocek sekitar Rp 70 ribu bisa mendapatkan dua batang linting tembakau gajah.

"Yang mesan biasanya dari teman ke teman. Informasinya cepat tersebar. Yang mau beli bisa pesan lewat SMS atau telepon langsung ke bandarnya. Harganya juga cukup mahal sekitar Rp 35 ribu per linting, tapi minimal belinya dua linting senilai Rp.70 ribu," ungkap Pitoyo.

Hal Serupa juga di Katakan Dian (Nama Samaran). Menurutnya, peredaran tembakau Ganesha atau biasa yang di sebut "Gajah-Gajah" di Ibukota sudah marak sejak bulan November 2015, terutama di wilayah Jakarta Selatan.

"Udah mulai beredar sejak bulan November bang. Harganya lebih Mahal dari K-2 (tembakau Gorilla)," sambung Dian.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top